professionalism

Etika dan NIlai (2)

Melanjutkan postingan sebelumnya mengenai materi Etika Profesi, banyak hal semestinya yang harus digali sarat akan filosopi tingkah laku manusia..

Nah kali ini akan membahas tentang Profesi..

Coba pahami perbedaan dan persamaan dari Profesi, Profesional, Profesionalisme, Profesionalitas, profesionalisasi? menelaah dari definisi ini mungkin akan sedikit tergambar apa yang akan dibahas kali ini.

PENGERTIAN PROFESI

  1. PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan berkaitan dengan keahlian khusus dalam bidang pekerjaannya.
  2. Profesi adalah suatu pekerjaan yang berkaitan dengan bidang yang didominasi oleh pendidikan dan keahlian, yang diikuti dengan pengalaman praktik kerja purna waktu.
  3. Dilaksanakan dengan mengandalkan keahliannya.
#Dapat disimpulkan:
Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Biasanya sebutan “profesi” selalu dikaitkan dengan pekerjaan atau jabatan yang dipegang oleh seseorang, akan tetapi tidak semua pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi karena profesi menuntut keahlian para pemangkunya. Hal ini mengandung arti bahwa suatu pekerjaan atau jabatan yang disebut profesi tidak dapat dipegang oleh sembarang orang, akan tetepi memerlukan suatu persiapan melelui pendidikan dan pelatihan yang dikembangkan khusus untuk itu.
Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah: sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.

PENGERTIAN PROFESIONAL

  1. Orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu.
  2. Memerlukan latihan khusus dengan suatu kurun waktu.
  3. Hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.
  4. Hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu sesuai keahliannya.
  5. Memiliki pendidikan khusus, yaitu keahlian dan keterampilan dan memiliki dasar pendidikan dan pelatihan serta pengalaman dalam kurun waktu untuk menunjang keahliannya.
  6. Memahami kaidah dan standard moral profesi serta etika profesi dalam bidang pekerjaannya.
  7. Berupaya mengutamakan kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
  8. Ada ijin khusus dari instansi yang berwenang untuk menjalankan profesinya.
  9. Terorganisir dalam suatu induk organisasi sebagai pengawasnya.
#Dapat Disimpulkan:
Untuk mencapai sukses dalam bekerja, seseorang harus mampu bersikap profesional. Profesional tidak hanya berarti ahli saja. Namun selain memiliki keahlian juga harus bekerja pada bidang yang sesuai dengan keahlian yang dimilikinya tersebut. Seorang profesional tidak akan pernah berhenti menekuni bidang keahlian yang dimiliki. Selain itu, seorang profesional juga harus selalu melakukan inovasi serta mengembangkan kemampuan yang dimiliki supaya mampu bersaing untuk tetap menjadi yang terbaik di bidangnya.
PENGERTIAN PROFESIONALISME
#Dapat disimpulkan:
Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.
Dalam bekerja, setiap manusia dituntut untuk bisa memiliki profesionalisme karena di dalam profesionalisme tersebut terkandung kepiawaian atau keahlian dalam mengoptimalkan ilmu pengetahuan, skill, waktu, tenaga, sember daya, serta sebuah strategi pencapaian yang bisa memuaskan semua bagian/elemen. Profesionalisme juga bisa merupakan perpaduan antara kompetensi dan karakter yang menunjukkan adanya tanggung jawab moral.
PENGERTIAN PROFESIONALITAS
Profesionalitas merupakan sikap para anggota profesi benar2 menguasai, sungguh2 kepada profesinya. “Profesionalitas” adalah sutu sebutan terhadap kualitas sikap para anggota suatu profesi terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya
PENGERTIAN PROFESIONALISASI
Beberapa Pengertian profesionalisasi:
Dari segi bahasa: Profesionalisasi berasal dari kata professionalization yang berarti kemampuan profesional.
Dedi Supriadi (1998) mengartikan profesionalisasi sebagai pendidikan prajabatan dan/atau dalam jabatan. Proses pendidikan dan latihan ini biasanya lama dan intensif.
Menurut Eric Hoyle (1980) konsep profesionalisasi mencakup dua dimensi yaitu : …..the improvement of status and the improvement of practice”. Peningkatan status dan peningkatan pelatihan.
#Dapat disimpulkan:
“Profesionalisasi” adalah sutu proses menuju kepada perwujudan dan peningkatan profesi dalam mencapai suatu kriteria yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Profesionalisasi adalah proses atau perjalanan waktu yang membuat seseorang atau kelompok orang menjadi profesional. (Syamsul Hadi)

SEORANG PROFESIONAL DITUNTUT MEMILIKI :

1.Pengetahuan;

2.Penerapan keahlian;

3.Tanggung jawab sosial;

4.Pengendalian diri;

5.Etika bermasyarakat sesuai profesinya.

Menurut Brandeis yang dikutip A. Pattern Jr. untuk dapat disebut sebagai profesi, maka pekerjaan itu sendiri harus mencerminkan adanya dukungan yang berupa:

1.Ciri-ciri pengetahuan (intellectual character);

2.Diabdikan untuk kepentingan orang lain;

3.Keberhasilan tersebut bukan didasarkan pada keuntungan finansial;

4.Didukung oleh adanya organisasi (association) profesi dan organisasi profesi tersebut antara lain menentukan berbagai ketentuan yang merupakan kode etik, serta pula bertanggung jawab dalam memajukan dan penyebaran profesi yang bersangkutan;

5.Ditentukan adanya standard kualifikasi profesi.

Demikian materi kali ini.. bersambung…

 

 


-- Download Etika dan NIlai (2) as PDF --


8 thoughts on “Etika dan NIlai (2)

  1. The very next time I read a website, I really hope that it doesnt disappoint me up to
    that one. After all, I understand it was my choice to learn,
    but I really thought youd have anything interesting to say.

  2. I’d have to check with you here. Which is not something I
    usually do! I love reading a post that can make people think.
    Furthermore, thanks for letting me to comment!

  3. terimakasih banyak atas komentarnya..
    nanti akan kita perbanyak lagi postingan untuk menambah pemahaman tentang materi etika profesi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *